Advertisement
Bisnis

Bunga KPR & Pinjaman Rumah: Jenis dan Cara Hitungnya

Advertisement

Bunga KPR & Pinjaman Rumah – Punya rumah sendiri itu impian banyak orang, kan? Dan buat sebagian besar orang, jalan menuju impian itu ya lewat KPR. Tapi, pas mulai urus KPR, langsung deh muncul pertanyaan yang bikin mikir: bunga KPR itu gimana sih cara hitungnya? Ada berbagai istilah yang sering muncul, mulai dari tingkat bunga, skema fixed atau floating, sampai cara hitungnya yang bisa efektif, annuitas, atau flat. Kedengarannya ribet, tapi kalau udah paham, sebenarnya nggak semenyeramkan itu, kok!

Nah, sobat momoyo, kenapa sih penting buat tahu soal perhitungan bunga KPR? Jawabannya simpel: karena ini bakal ngaruh banget ke besarnya cicilan yang harus kamu bayar tiap bulan. Salah perhitungan sedikit aja bisa bikin keuangan berantakan, lho! Jadi, sebelum tanda tangan akad kredit, wajib banget buat paham dulu seluk-beluk bunga KPR biar nggak kaget di tengah jalan.

Tapi, sebelum kita masuk ke hitung-hitungan, ada baiknya kita bahas dulu nih soal jenis-jenis bunga KPR yang perlu kamu tahu. Karena percaya deh, kalau kamu ngerti dari awal, prosesnya bakal jauh lebih gampang. Yuk, kita bahas tuntas di artikel ini tentang bunga KPR & pinjaman rumah: jenis dan cara hitungnya.

Apa Itu Bunga KPR

Buat kamu yang lagi kepikiran buat beli rumah pakai Kredit Pemilikan Rumah (KPR), pasti udah sering dengar soal bunga KPR, kan? Nah, bunga KPR ini tuh ibarat ‘harga’ yang harus kamu bayar ke bank karena mereka udah minjemin duit buat beli rumah impian kamu. Jadi, selain nyicil pokok pinjaman, kamu juga wajib bayar bunganya setiap bulan.

Baca juga:  Cara Transfer M Banking Mandiri Ke Dana

Bunga KPR ini beda-beda tiap bank, dan jenisnya pun macam-macam. Ada yang fix alias tetap di awal, ada yang floating alias bisa naik-turun sesuai kondisi ekonomi. Makanya, sebelum ambil KPR, kamu wajib banget paham soal jenis bunga yang berlaku biar nggak kaget pas tiba-tiba cicilan naik.

Suku Bunga KPR 2025

Tiap tahun, suku bunga KPR bisa berubah tergantung kebijakan bank dan kondisi ekonomi. Tahun 2025, suku bunga KPR diprediksi masih bakal dipengaruhi sama suku bunga acuan dari Bank Indonesia (BI).

Nah, berikut ini perkiraan suku bunga KPR di beberapa bank besar tahun 2025:

BankSuku Bunga KPR (Estimasi 2025)
BCA3,99% – 9,25%
Mandiri4,5% – 10%
BTN5% – 11%
BRI4,75% – 9,95%

Tapi ingat, angka di atas masih estimasi ya, guys! Bisa aja ada promo atau perubahan tergantung kebijakan masing-masing bank. Makanya, sebelum ambil KPR, pastikan cek langsung ke bank yang kamu incar.

Cara Menghitung Bunga Pinjaman KPR

Salah satu hal yang sering bikin orang bingung pas ambil KPR adalah cara ngitung bunganya. Ada beberapa metode perhitungan bunga yang biasanya dipakai bank, dan ini berpengaruh banget ke total cicilan yang harus kamu bayar setiap bulan.

#1 Cara Menghitung Bunga Bank Efektif

Metode bunga efektif ini biasanya lebih menguntungkan buat kamu yang mau nyicil jangka panjang. Kenapa? Karena bunga dihitung dari sisa pokok pinjaman yang terus berkurang seiring waktu. Jadi, makin lama, bunga yang kamu bayar makin kecil.

Contohnya gini:

Misalnya kamu ambil KPR Rp500 juta dengan tenor 10 tahun dan suku bunga efektif 8% per tahun. Di bulan pertama, bunga dihitung dari Rp500 juta. Tapi bulan berikutnya, karena ada sebagian pokok yang udah kamu bayar, bunga dihitung dari sisa pinjaman yang lebih kecil.

Baca juga:  Cara Isi Saldo GoPay Lewat ATM BCA dan BCA Mobile

Hasilnya? Cicilan awal biasanya lebih besar, tapi lama-lama bakal lebih ringan dibanding metode bunga flat.

#2 Cara Menghitung Bunga Bank Flat

Beda sama metode efektif, bunga flat itu lebih simpel karena dihitung dari pokok pinjaman awal, bukan sisa pinjaman. Jadi, dari awal sampai akhir tenor, jumlah cicilan tetap sama setiap bulan.

Misalnya kamu ambil KPR Rp500 juta dengan bunga flat 8% per tahun selama 10 tahun. Nah, bunga dihitung dari Rp500 juta terus, nggak peduli berapa sisa pinjaman kamu.

Keuntungan bunga flat? Cicilannya tetap, jadi lebih gampang diprediksi. Tapi kalau dihitung total, biasanya lebih mahal dibanding bunga efektif.

Wajib Dicek Debitur Pinjaman KPR

Biar nggak zonk di tengah jalan, ada beberapa hal yang wajib kamu cek sebelum ambil KPR. Jangan cuma fokus ke besarnya cicilan aja, tapi juga detail lain yang bisa ngaruh ke keuangan kamu.

1. Jenis Suku Bunga KPR yang Digunakan

Tiap bank punya aturan sendiri soal jenis bunga KPR yang mereka tawarkan. Ada yang kasih fixed rate buat beberapa tahun pertama, baru setelah itu pakai floating rate. Ada juga yang dari awal udah floating. Jadi, sebelum teken kontrak, pastikan kamu ngerti sistem bunga yang bakal kamu hadapi.

2. Cara Perhitungan Bunga

Kayak yang udah kita bahas tadi, beda metode perhitungan bunga, beda juga jumlah cicilan yang harus kamu bayar. Jangan asal lihat bunga rendah tanpa tahu cara ngitungnya, ya!

3. Minta Jadwal Cicilan

Bank biasanya bisa kasih tabel cicilan lengkap sampai akhir tenor. Ini penting banget buat ngecek berapa total yang harus kamu bayar dan gimana bunga dihitung tiap bulan. Kalau ada yang nggak jelas, jangan ragu buat tanya langsung ke pihak bank.

Baca juga:  Cara Tarik Komisi TikTok Shop ke DANA, Cepat & Gampang!

Perhitungan KPR Rumah Bunga 2025

Nah, biar lebih jelas, yuk kita lihat simulasi perhitungan bunga KPR di beberapa bank besar tahun 2025.

1. Bunga KPR BCA

Misalnya kamu ambil KPR Rp500 juta di BCA dengan suku bunga 3,99% fixed 3 tahun pertama, lalu floating 9,25% setelahnya. Kalau tenornya 15 tahun, kira-kira cicilan kamu di awal sekitar Rp3,7 juta per bulan. Tapi setelah 3 tahun, cicilan bisa naik sesuai suku bunga floating.

2. Suku Bunga KPR Mandiri 2025

Bank Mandiri biasanya kasih bunga fix 5 tahun pertama, lalu floating. Misalnya kamu ambil Rp500 juta dengan fix rate 4,5% selama 5 tahun, cicilan awalnya sekitar Rp3,8 juta per bulan. Setelah 5 tahun, bisa naik tergantung suku bunga yang berlaku.

3. Perhitungan Suku Bunga KPR BTN 2025

BTN dikenal dengan program KPR subsidi dan non-subsidinya. Misalnya kamu ambil KPR non-subsidi Rp500 juta dengan bunga fix 5% selama 3 tahun, cicilan awalnya sekitar Rp3,9 juta per bulan. Tapi begitu masuk bunga floating, cicilan bisa naik.

4. Suku Bunga KPR BRI 2025

BRI sering kasih promo bunga rendah buat nasabah tertentu. Kalau kamu ambil KPR Rp500 juta dengan bunga fix 4,75% selama 3 tahun, cicilan awalnya sekitar Rp3,8 juta per bulan. Setelah itu, bunga floating bisa bikin cicilan naik.

Penutup

Guys, urusan bunga KPR & pinjaman rumah ini emang harus dipahami biar nggak kaget pas lihat cicilan tiap bulan. Nggak mau kan, awalnya santai terus tiba-tiba kecele gara-gara bunganya ternyata gede? Jadi, makin paham soal fixed atau floating, plus cara hitungannya, bakal bikin kamu lebih siap ngatur keuangan. Sobat Momoyo, intinya sih jangan cuma lihat besaran bunganya aja, tapi juga gimana skema perhitungannya biar nggak salah langkah.

Nah, sekarang udah paham kan dasar-dasarnya? Yuk, coba cek simulasi atau hitung-hitung sendiri biar makin jelas. Siapa tahu kamu bisa nemuin bank dengan bunga yang lebih pas di kantong. Kalau masih ada yang bikin bingung, nggak ada salahnya ngobrol langsung sama pihak bank atau cari info lebih lanjut. Jangan sampai nyesel gara-gara kurang riset, ya!

momoyo

“Memiliki pengalaman dalam pengolahan konten di website dan media sosial di salah satu perusahaan startup selama 10 tahun. Dengan daya kreativitas dan keterampilan menulis yang baik, mampu menyusun artikel, iklan, poster, dan pengumuman yang menarik menggunakan keterampilan menulis sehingga dapat meningkatkan traffic ke situs web perusahaan.”